Mari Mampir: http://saidrafly.blogspot.com
Rabu, 23 April 2014
SaidRafly
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor Aenean massa.
You Might Also Like
Rabu, 09 April 2014
Abis nonton The Hurt Locker. Jadi pengen ngulik dikit
satu quotenya.
“You love playing with that. You love playing with all
your stuffed animals. You love your Mommy, your Daddy. You love your pajamas.
You love everything, don't ya? Yea. But you know what, buddy? As you get
older... some of the things you love might not seem so special anymore. Like
your Jack-in-a-Box. Maybe you'll realize it's just a piece of tin and a stuffed
animal. And the older you get, the fewer things you really love. And by the time
you get to my age, maybe it's only one or two things. With me, I think it's
one.”
Setelah gue pikir-pikir apa yang disampein Capt. James
(Jeremy Renner) dalam film ini sama anak-anakannya ada benernya juga. Sekilas
makna dari quote itu adalah penggambaran tentang kehidupan manusia yang makin
kesini, ternyata makin sulit buat suka sama sesuatu. Manusia yang dulunya mudah
senang sama hal-hal kecil, kini malah hal-hal kecil itu yang dengan mudahnya
bikin senang hilang. Seperti buah simalakama.
Ngomongin yang dulu-duluan, gue jadi inget masa dimana
gue bisa dengan mudah mengubah tangis jadi tawa. Waktu kecil, tangis dan tawa
cuma dibatasi sama benang tipis. Begitu mudah dilewati. Ibarat kalau dulu
kucing piaraan gue mati, gue nangis. Tapi gue bakal langsung senyum sumbringai
begitu dibeliin kucing baru. Begitu simpel, begitu mudah. Beda kayak sekarang.
Kehilangan pacar, dikasi pacar baru pun nggak akan selalu membantu buat
ngelapin air mata yang udah nyumpekin combrengan tetangga. Begitu tak
tergantikan, karna begitu indahnya.
Oh iya, gue pengen share puisi melankolis dari
RandomPanda di videonya yang berjudul It Could Have Been Perfect World:
“Halus…
Sinar mentari halus menyentuh wajahnya.
Angin…
Meniup rambutnya dengan lembut.
Apa ini?
Sebuah perasaan yang tak tergambarkan.
Sejuk… hangat… bahagia.
Sebuah kenyamanan yang kau harap takkan pernah berhenti.
Seperti… cara ia berjalan…
Atau dikala ia berlari menyongsong harapan.
Dan berteriak tanpa rasa takut.
Ketika ia menyanyikan lagu favoritnya…
Tawa kecilnya…
Tatapannya…
Ah, sebuah perbuatan tanpa permintaan.
Seperti senyuman.
Atau dikala ia bersandar dan berkata: Semuanya akan baik
baik saja.”
Iya, semuanya bakal baik-baik saja. Setidaknya itu kata Kamu.
Yah, niatnya flashbackin masa kecil, malah nyasar ke
penggalauan. Demikianlah manusia. Ia hanya mengingat masa sedih walaupun begitu
kecil. Tapi lupa akan masa indah padahal begitu besarnya. *MendadakZainuddin*
*pevitaelusdada* *salahfokus*
Hujan disini udah reda. Tapi hujan dihati makin deres. Sebelum makin jauh, gue udahin Penggalauan tak terduga ini. Sampai ketemu lagi, yang disana.
Salam kangen.
Said Rafly
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor Aenean massa.
You Might Also Like
Jumat, 04 April 2014
Alhamdulillah, akhirnya
percumbuan puluhan jam gue sama laptop membuahkan hasil. Laptop gue hamil.
Selama masa hamil, kita jadi sering ngabisin waktu bareng. Pencet-pencetan,
nyanyi-nyanyian, dan tatap-tatapan sampe waktu terasa berlalu cepat banget.
Tanggal 4 april 2014, akhirnya Laptop gue melahirkan. Gue nggak tau ini laki
atau bukan. Cuma ada DNA server dan kode html yang membuktikan bahwa anak kita
bukanlah manusia. Anak kita adalah blog. Ya ampun. Gue nggak ngerti kenapa
sampai nulis beginian. Blog ini nantinya bakal gue besarin seperti anak gue sendiri,
yang nantinya bakal dibaca sama anak-anak beneran gue. Blog ini bakal diisi
sama tulisan-tulisan gue, yang nantinya bakal jadi bukti nyata bahwa gue pernah
hidup di zaman ini. Zaman dinosaurus.
Said Rafly
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Aenean commodo ligula eget dolor Aenean massa.